Written By Mary R. Baker on Wednesday, July 2, 2014 | 4:50 PM

Preview Brasil vs Kolombia
Oleh: Sirajudin Hasbi : https://id.olahraga.yahoo.com

Brasil bakal kembali melanjutkan perjuangannya menuju partai puncak Piala Dunia 2014. Tim tuan rumah 'bakal' ditantang salah satu tim yang diunggulkan pada kejuaraan kali ini, Kolombia. Pertandingan akan berlangsung di stadion Castelao, Fortaleza, Sabtu (4/7) dini hari WIB.

Brasil melaju ke perempat final setelah mengalahkan Cile melalui adu penalti. Sementara Kolombia menang meyakinkan 2-0 atas Uruguay berkat dua gol yang diborong oleh bintang muda mereka, James Rodriguez.

Kolombia mendedikasikan prestasi melaju hingga 8 besar untuk mantan pemain timnas Kolombia, Andres Escobar. Sang pemain hingga kini masih diingat publik sepak bola dunia lantaran kisah hidupnya berakhir tragis. Saat berlaga di Piala Dunia 1994, melawan tuan rumah Amerika Serikat, Escobar mencetak gol bunuh diri yang membuat negaranya kalah 1-2. Sepuluh hari setelah pertandingan, 2 Juli 1994, pemain yang berposisi sebagai bek tersebut ditemukan tewas ditembak.

Prestasi lolosnya Kolombia ke-8 besar ini sendiri merupakan capaian terbaiknya setelah terhenti di 16 besar pada Piala Dunia 1990. Tentu anak asuh Jose Pekerman tidak ingin hanya berhenti di sini melainkan terus mencapai prestasi terbaik. Mengalahkan Brasil dan melaju ke semi final merupakan target yang dipatok.


Brasil unggul rekor pertemuan dan pengalaman
Los Cafeteros, julukan Kolombia, punya rekor kurang baik jika bertemu dengan tim Samba. Mereka telah bertemu 25 kali dan Brasil sudah memenangi 15 laga di antaranya. Sementara Kolombia baru menang dua kali, delapan pertandingan sisanya berakhir imbang.

Ada 66 gol yang tercipta dari pertemuan kedua tim ini.  55 gol dicetak oleh pemain Brasil. Hanya 11 gol yang mampu disarangkan pemain Kolombia ke gawang Brasil dalam rekor pertemuan tersebut.

Pada 5 pertandingan terakhir, Brasil menang sekali dan empat kali berakhir imbang. Kemenangan Selecao diperoleh saat mengalahkan Kolombia 2-1 di ajang kualifikasi Piala Dunia, 7 September 2003. Hasil imbang terakhir terjadi pada laga persahabatan 15 November 2012 lalu yang berakhir 1-1. Kemenangan terakhir Kolombia atas Brasil dicatatkan pada 13 Juli 1991 saat mereka menang 2-0 di ajang Copa America.

Preview Brasil vs Kolombia


Selain unggul dalam rekor pertemuan, Brasil juga lebih kenyang pengalaman di Piala Dunia. Membandingkan prestasi tim Samba dengan sang lawan jelas berbeda jauh. Jika lolos ke perempat final merupakan prestasi terbaik Kolombia, Brasil sudah menggenggam Piala Dunia sebanyak lima kali.

 Mereka kini juga diasuh oleh pelatih yang mengantarkan Brasil meraih Piala Dunia yang kelima kali, Luiz Felipe Scolari. Berbeda dengan Jose Pekerman yang prestasi terbaiknya di Piala Dunia adalah meloloskan Argentina ke perempat final Piala Dunia 2006. Tapi, Pekerman merupakan sosok yang membawa Albiceleste menjuarai Piala Dunia U-20 sebanyak tiga kali. Dia ahli dalam membina bakat pemain muda di samping juga ahli strategi.


Adu kehebatan Neymar dengan James Rodriguez
Pekerman, pria keturunan Yahudi, memang punya kemampuan matang untuk meracik strategi. Kemenangan 2-0 atas Uruguay menjadi bukti bagaimana dia tepat membaca situasi. Ketika publik dan juga calon lawannya berpikir Jackson Martinez yang mencetak dua gol ke gawang Jepang akan jadi andalan untuk mencetak gol, dia berpikir sebaliknya.

Martinez diturunkan tetapi diinstruksikan untuk bermain lebih melebar. Ruang di bagian tengah diberikan kepada James Rodriguez. Bek Uruguay yang terlalu fokus pada Martinez pun harus dibayar dengan memberi ruang pada Rodriguez yang akhirnya mampu melesakkan dua gol. Gol keduanya menjelaskan betapa berhasilnya taktik ini, playmaker berusia 22 tahun tersebut tak terkawal ketika menerima bola dari Cuadrado hingga dengan mudahnya menceploskan bola ke gawang Muslera dengan kaki kanannya.

Menarik untuk disimak bagaimana Pekerman akan mengatur strategi anak asuhnya kala menghadapi Brasil. Bagaimanapun Brasil merupakan tim yang lebih solid. Scolari juga tentu sudah menganalisis taktiknya, termasuk untuk mematikan James Rodriguez.

 Usaha untuk meminimalkan ruang yang diperoleh James Rodriguez memang menjadi anti-strategi dari Brasil. Fernandinho sudah mewanti-wanti bahwa mereka harus mengisolasi gelandang AS Monaco tersebut jika ingin memenangi pertandingan. Gelandang Manchester City tersebut pernah melawan Rodriguez di ajang Liga Champions saat masih bersama Porto.
Meski saat itu masih tahun awal Rodriguez di Eropa, dia sudah bisa memberi perbedaan bagi timnya. Gol pertama Rodriguez dibuat dengan tendangan voli kaki kirinya. Ini menjelaskan semua teknik memikat yang dia miliki. Mematikan James Rodriguez yang sudah mencetak lima gol dan dua assist dalam empat pertandingan jelas akan mengurangi daya pikat Kolombia.

Sementara di pihak Brasil sendiri tentu masih akan mengandalkan sang megabintang, Neymar. Sayangnya, Neymar diinformasikan mengalami masalah nyeri di bagian lutut dan hamstringnya yang dia peroleh saat jumpa Cile. Tapi, Rodrigo Paiva, juru bicara Federasi Sepak Bola Brasil (CBF) sudah menyatakan penyerang Barcelona tetap akan tampil untuk menghadapi Kolombia.

Jika Neymar tidak fit, ini jelas sinyal bahaya bagi Brasil. Performa lini depan Selecao masih sangat mengecewakan. Permainan Fred, Oscar, Hulk, dan Neymar kurang menggigit saat melawan Cile. Padahal dibutuhkan lebih banyak kreativitas untuk membongkar pertahanan Kolombia yang selama ini baru kebobolan dua gol dari empat pertandingan yang sudah dilakoni.

Di atas kertas, melihat performa terbaru Kolombia, mereka lebih unggul dari segi taktik dibanding Brasil yang belum jua menemukan permainan terbaiknya, terutama di lini depan. Tetapi, Brasil memiliki keunggulan di sisi pengalaman. Ini akan baik bagi mental mereka untuk tetap bermain tenang menghadapi Kolombia yang tentu berlipat motivasinya untuk terus mencetak rekor baru. Melaju hingga ke semi final akan menempatkan Rodriguez melampaui legenda Kolombia, Carlos Valderrama yang begitu dipuja setelah membawa timnas melaju ke babak 16 besar di Piala Dunia 1990 yang berlangsung di Italia.


Perkiraan susunan pemain:
Brasil 4-2-3-1: Julio Cesar; Dani Alves, Thiago Silva, David Luiz, Marcelo; Fernandinho, Luiz Gustavo; Hulk, Neymar, Oscar; Fred.

Kolombia 4-4-2: Ospina; Zuniga, Cristian Zapata, Mario Yepes, Armero; Cuadrado, Aguilar, C. Sanchez, James Rodriguez; Teofillo Guiterrez, Jackson Martinez.

Oleh: Sirajudin Hasbi : https://id.olahraga.yahoo.com

0 comments:

Post a Comment